Komoditas Utama: Lada Putih
Proyek agribisnis berkelanjutan (Green Economy) ini difokuskan pada optimalisasi produktivitas lahan perkebunan lada seluas 2 Hektar milik Kelompok Tani (Poktan) Air Putih yang berlokasi di Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Pendanaan talangan sektor riil sebesar Rp 60.000.000,- ini dialokasikan secara terukur untuk pengadaan paket pupuk organik kompos matang, nutrisi mikro, serta penguatan sarana pascapanen higienis (terpal jemur food grade dan mesin pengupas mekanis) guna menghasilkan lada putih varietas unggul lokal bersertifikasi standar ekspor (Muntok White Pepper FAQ - Fair Average Quality).
Melalui perhitungan konservatif dengan estimasi volume hasil panen kering sebesar 750 Kg dan mengacu pada harga serap gudang ekspor valid sebesar Rp 150.000,- per Kg, proyek perkebunan ini diproyeksikan mampu mencetak pendapatan kotor sebesar Rp 112.500.000,- dengan nilai Keuntungan Bersih Operasional mencapai Rp 52.500.000,- dalam jangka waktu Tenor Kontrak selama 6 Bulan siklus berjalan.
Sistem kemitraan ini menawarkan batas minimum imbal hasil (ROI) indikatif aman sebesar 18% p.a. yang tertera pada web, dengan potensi imbal hasil riil bagi hasil panen mencapai 26,25% per slot yang didasarkan pada klausula bagi hasil baku platform (60% Petani Pengelola, 10% Kampus STIE-IBEK selaku pengawas ekosistem, dan 30% Konsorsium Investor Pemilik Modal). Seluruh data keperdataan pengikatan modal ini dijamin aman dan akan didaftarkan secara kolektif ke lembaga Notaris rekanan melalui sistem Buku Akta Notaris (Waarmerking).
Silakan unduh dokumen di bawah ini untuk mempelajari skema kemitraan riil sebelum mengambil keputusan investasi.