Variabel Investasi KJA
Masukkan estimasi anggaran budidaya Kerapu
1. Investasi Awal (CapEx)
Unit
Rp
Rp
2. Operasional per Siklus (OpEx)
Ekor
Rp
Rp
Rp
3. Target Harga Pasar
Rp / Kg
Edukasi Variabel & Rumus Analisis
Capital Expenditure (CapEx)

Total alokasi dana investasi untuk pengadaan aset tetap struktural awal di wilayah perairan pesisir.

Rumus Manual: CapEx = Biaya Rakit & Jaring + Alat IoT
Operational Expenditure (OpEx)

Rincian akumulasi pengeluaran biaya berjalan dalam satu siklus operasional budidaya penuh (8 bulan).

Rumus Manual: OpEx = Biaya Benih + Biaya Pakan + Gaji Penjaga KJA
Volume Panen & Toleransi Kematian

Batas toleransi risiko kematian alami (*Mortality Rate*) dikunci maksimal 15% menyesuaikan kondisi iklim perairan Bangka Belitung.

Rumus Manual: Total Panen (Kg) = Tebar Bibit × 85% × 0.7 Kg
Feed Conversion Ratio (FCR) Standard

Koefisien standar efisiensi pakan ikan Kerapu dikunci nominal 1.3 (Setiap pembentukan 1 Kg daging ikan membutuhkan pakan 1.3 Kg).

Rumus Manual: Total Kebutuhan Pakan (Kg) = Total Panen (Kg) × 1.3
Potensi Komoditas Kelautan Bangka
Kerapu Cantang
Grouper Fish Nilai ekonomi ekspor premium tinggi. Target panen ideal: 700g per ekor dalam masa 8 bulan.
Kakap Putih
Kakap Putih Daya tahan fisik sangat kuat, adaptif tinggi, tingkat kelangsungan hidup pesisir stabil.
Bawal Bintang
Silver Pompano Siklus panen cepat (5-6 bulan), perputaran kas cepat untuk koperasi nelayan.
Hasil Analisis Kuantitatif & Sistem
Proyeksi otomatis berdasarkan model ekosistem KJA Kerapu
SANGAT LAYAK
Total Modal (CapEx)

Rp 45.000.000

Biaya Produksi (OpEx)

Rp 72.520.000

Estimasi Panen

2.380 Kg

Struktur Anggaran vs Potensi Pendapatan

Estimasi Keuntungan Bersih / Siklus

Rp 143.280.000

ROI per Siklus: ~121%
Kematian Berbasis Model 15% (Aman)
Standar FCR Kerapu 1.3 (Efisien)
Payback Period 1 Siklus Panen
Strategic Insights - Analisis Unit Fishery STIE-IBEK

Berdasarkan hitungan kuantitatif, alokasi biaya pakan dinilai sangat efisien dengan rasio FCR target 1.3. Margin laba bersih sebesar 121% memberikan proteksi risiko yang tebal bagi investor di Kabupaten Bangka. Rekomendasi: Untuk optimalisasi PAD dan daya tarik MoU Pemda, integrasikan 4 lubang ini dengan zonasi pariwisata kuliner terapung lokal.


Dokumen Hasil Kelayakan Resmi
Unduh laporan resmi bertanda tangan & KOP surat
STIE-IBEK
STIE - IBEK Pangkalpinang

LIVING LAB BLUE ECONOMY CENTER

Jl. Usman Ambon 7, Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - 33125
LAPORAN HASIL ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI KJA

I. RINCIAN VARIABEL KUANTITATIF (INPUT OPERATOR):

Nama Parameter / Variabel Budidaya Nilai Kuantitatif
Skala Usaha Keramba Jaring Apung (KJA) 4 Unit Lubang
Alokasi Anggaran Investasi Awal (CapEx) Rp 45.000.000
Total Biaya Operasional per Siklus (OpEx) Rp 72.520.000
Estimasi Total Volume Produksi (Panen Kerapu) 2.380 Kg
Proyeksi Harga Jual Komoditas di Tingkat Pasar Rp 110.000 / Kg

II. EVALUASI DAN REKOMENDASI:

Berdasarkan hitungan kuantitatif, alokasi biaya pakan dinilai sangat efisien dengan rasio FCR target 1.3. Margin laba bersih sebesar 121% memberikan proteksi risiko yang tebal bagi investor di Kabupaten Bangka. Rekomendasi: Untuk optimalisasi PAD dan daya tarik MoU Pemda, integrasikan 4 lubang ini dengan zonasi pariwisata kuliner terapung lokal.
Sistem Keamanan Data:
QR Code Keamanan
SECURE DIGITAL REPORT ID: GENERATING...

Pangkalpinang, 14 Juni 2026

Tim Pengembang Living Lab Blue Economy

Dr. Rizal R. Manullang

Chaiman of STIE-IBEK